Langsung ke konten utama

LUKA

 


Sungguh, denganmu aku merasa nyaman. Cinta yang kau berikan adalah Cinta yang tak pernah kutemukan selama hidup di dunia ini.

Kau, sangat berarti telah mengajari makna dan arti dari kehidupan padaku. Dari kesedihan dan air mata berubah menjadi canda dan tawa.

Kau begitu berarti dalam hidupku. Hingga sampai tiba waktunya kau pergi, aku sedih dan terluka. Tak ada seorang pun pengganti dirimu.

Kalau pun ada seseorang yang mampu lebih baik darimu, kau sungguh berbeda.Tidak ada yang sama sepertimu.

Namun sayangnya, sekarang. Mimpi-mimpi yang pernah kita wujudkan bersama telah menjadi membatu dalam kenangan, terkadang, buyar dalam ingatan.

Entah kenapa, kau mungkin tahu, bahwa cinta kita memang berbeda.

Katamu, pergimu hanya sebentar saja, tapi ternyata pergimu meluka. Kau pergi dalam pencarian panjang, bahkan sampai titik nol kilometer Indonesia.

Kini, kau pulang kembali setelah jiwaku retak, dan Luka itu menyeruak. Luka yang pernah kau torehkan sudah menjadi sebak di dada.

Kuharap, pergilah dari hidupku. Aku tak bisa lagi mengingatmu. Jika pun aku mampu bersama, bagaimana kau sembuhkan luka ini.

Sekarang, aku hanya mampu mengucapkan. Terimakasih atas luka-luka yang pernah kau berikan padaku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tinggal Kenangan

Di sini, wajahmu sempurna jelita dalam kenangan. Di sini, Masih dapatKurasakan harum aroma tubuhmu. Ya, di sini. Segala tentangmu masih melekat dalam ingatan. Senyummu, candamu, tawamu, bahkan marahmu sekalipun tak pernah kulupakan. Segala tentangmu telah kuabadikan dalam kotak kenangan yang tak mungkin dibuka oleh siapapun, bahkan kamu. Kini, kenangan itu hadirketika sepi melingkupi jiwa. Tanpamu, tak ada lagi angan, impian, apalagi harapan. Semua telah sirna bagaidebu yang diterbangkan hujan. Kau tahu, bila kenangan itu datang ingin sekali kukunjungi rumah sebagai tanda bahwa kita pernah jatuh cinta bersama. Katamu, aku tak perlu lagi singgah di matamu. Katamu, rindu itu adalah masa lalu yang perlu dikenang. Tapi, hukum cinta adalah rindu sebagai esensi perasaan yang tak mungkin dilupakan oleh manusia. Aku tahu, kau telah memiliki yang lain. Bahkan, aku tahu kau tak begitu cinta padaku, namun sesungguhnya, hatiku telah terpaut rasa. Berpisah denganmu, bukan ...